Obyek wisata yang paling populer dan sering dikunjungi oleh para wisatawan,baik itu wisatawan domestik maupun wisatawan luar negeri yatu Keraton Yogyakarta. Faktor sejarah membuat orang banyak yang datang ke keraton yogyakarta ini. Karena, keraton ini adalah keraton yang masih ada sampai saat ini juga termasuk keraton di Indonesia yang paling besar dan terkenal.

Rasanya bukanlah hal yang berlebihan jika Yogyakarta disebut sebagai Kota Budaya. Di kota ini terdapat istana raja atau kraton yang menjadi pusat kebudayaan Jawa. Selain sebagai tempat tinggal raja bersama permasuri dan keluarganya, Keraton Yogyakarta juga menjadi tempat wisata yang boleh dikunjungi siapa pun dengan satu syarat yakni pengunjung harus berpakaian rapi serta bertindak sopan.

Wisata Sejarah Dan Budaya Keraton Yogyakarta

Komplek kraton terletak di tengah-tengah, tetapi daerah kraton membentang antara Sungai Code dan Sungai Winanga, dari utara ke selatan adalah dari Tugu sampai Krapyak. Tetapi kampung-kampung disekitarnya menjadi bukti bahwa terdapat hubungan antara penduduk kampung dengan tugasnya di kraton pada waktu dahulu, misalnya Gandekan = tempat tinggal gandek-gandek (kurir) dari Sri Sultan, Wirobrajan tempat tinggal prajurit kraton wirobrojo, Pasindenan tempat tinggal pasinden-pasinden (penyanyi-penyanyi) kraton.

Luas Kraton Yogyakarta adalah 14.000 meter persegi. Didalamnya terdapat banyak bangunan-bangunan, halaman-halaman dan lapangan-lapangan.

Kita mulai dari halaman kraton ke utara:

  1. Kedaton/Prabayeksa
  2. Bangsal Kencana
  3. Regol Danapratapa (pintu gerbang)
  4. Sri Manganti
  5. Regol Srimanganti (pintu gerbang)
  6. Bangsal Ponconiti (dengan halaman Kemandungan)
  7. Regol Brajanala (pintu gerbang)
  8. Siti Inggil
  9. Tarub Agung
  10. Pagelaran jumlah tiangnya 64.Dari Angka 64 itu menggambarkan simbol usia Nabi Muhammad 64 tahun Jawa, ataupun usia 62 tahun Masehi.
  11. Alun-alun Utara dihias dengan
  12. Pasar (Beringharjo)
  13. Kepatihan
  14. Tugu

 

Kalau dari halaman kraton pergi ke selatan maka akan kita lihat:

  • Regol Kemagangan (pintu gerbang)
  • Bangsal Kemagangan
  • Regol Gadungmlati (pintu gerbang)
  • Bangsal Kemandungan
  • Regol Kemandungan (pintu gerbang)
  • Siti Inggil
  • Alun-alun Selatan
  • Krapyak

 

Jam Buka dan Jadwal Pertunjukan Seni di Kraton Yogyakarta

Wisata Keraton Yogyakarta ini terbuka bagi kunjungan wisatawan setiap hari dari pukul 09.00 sampai 14.00 WIB. Khusus hari Jumat kraton tutup pukul 11.00 WIB. Tiket masuk sebesar Rp 5.000 (wisatawan domestik) dan Rp 15.000 (wisatawan asing). Kompleks Kraton Yogyakarta mempunyai 2 loket masuk, terletak di Tepas Keprajuritan atau depan Alun-alun Utara juga di Tepas Pariwisata (Regol Keben). Jika ingin melihat koleksi yang lebih lengkap disarankan untuk masuk melalui Tepas Pariwisata.

Disamping menyaksikan koleksi berbagai benda milik keluarga kerajaan, para wisatawan juga dapat menyaksikan aneka pertunjukan seni seperti macapat, gamelan, wayang orang, wayang golek menak, wayang kulit, dan tari srimpi yang di gelar di Bangsal Manganti. Pertunjukan ini dimulai pukul 10.00 WIB (Senin – Kamis), pukul 09.00 (Jumat), dan pukul 09.30 (Sabtu – Minggu).

Kegiatan

  • Pertunjukan Gamelan pada hari senin dan selasa pukul 10.00-12.00 WIB
  • Pertunjukan Wayang Kulit pada hari sabtu pukul 09.00-13.00 WIB
  • Pertunjukan Tarian pada hari minggu dan kamis pukul 19.00-12.00 WIB
  • Pembacaan Puisi pada hari jum�at pukul 10.00-11.30 WIB
  • Pertunjukan Wayang Golek pada hari rabu pukul 09.00-12.00 WIB

 

Akses Menuju Keraton Yogyakarta

Lokasi dan letak Keraton Yogyakarta yang berada di pusat kotta Yogyakarta menjadikan akses menuju ke tempat tersebut sangat mudah, baik dengan menggunakan kendaraan pribadi ataupun menggunakan kendaraan umum.

Jika anda ingin naik motor menuju Keraton Yogyakarta, maka jingga rental siap melayani anda. Jingga rental menyewakan sepeda motor untuk anda berkeliling Jogja. Alamat kami di jalan Lempuyangan PJKA no.8 Yogyakarta. Depan stasiun lempuyangan Jogja.